Minggu, 11 Oktober 2015

Pengalaman Perkuliahan

Tanggal 02 Oktober 2015

Aku jalani setiap perkuliahan yang  menjadi suatu kewajiban bagiku. Tak kusangka rasa kebingungan tertancap dalam pikiranku tentang mata kuliah metode penelitian kuantitatif . Mata kuliah yang asing bagiku, tetapi juga penting bagiku karena menjadi salah satu wahana untuk mengembangkan penelitian. Setahu saya, penelitian itu ada dua macam metode diantaranya: metode penelitian kualitatif (yang saya ceritakan diatas) dan metode penelitian kualitatif (masih menjadi mata kuliah semester depan). Berbicara soal metode penelitian kuantitatif yang dibicarakan pak Ngainun Naim pada petemuan kali itu, masih sekedar pendahuluan untuk memperkenalkan tentang beberapa hal antara lain: orang yang bisa meneliti (melakukan penelitian), cara penelitian, obyek yang di teliti.
Penelitian tidak luput dari yang namanya sejarah. Dahulu penelitian itu identik dengan seorang ilmuan (seseorang yang meneliti di laboratorium). Dengan demikian, penelitian adalah monopoli para ahli ilmuan. Akan tetapi, itu tidak sepenuhnya benar karena penelitian itu tidak hanya pada satu bidang ilmu saja melainkan pada semua bidang ilmu. Sekarang, pelajar banyak beranggapan bahwa yang wajib meneliti itu seorang dosen, guru, pelajar atau orang penting lainnya.  Mereka belum menyadari bahwa siapun (termasuk mahasiswa) itu bisa melakukan penelitian karena dengan adanya penelitian, ilmu itu dapat dikembangkan secara ilmiah. Seseorang yang ingin meningkatkan segala sesuatu itu sudah bisa dianggap melakukan penilitian. Hal yang membedakannya terletak pada sistematis (tersusun sesuai prosedur) ataupun tidak sistematis.
Cara penelitian ada beberapa macam diantaranya:
1.    Penelitian Diskriptif (Discription Research)
Penelitian yang dimaksudkan untuk mendiskripsikan (memaparkan) keadaan tanpa ada pengembangan ataupun perubahan (manipulasi) data. Penelitian Diskriptif terbagi menjadi lima jenis diantaranya: Penelitian diskriptif murni (Penelitian yang memaparkan pada kancah keadaan wilayah), penelitian komparasi (penelitian yang menggambarkan perbedaan diantara dua tempat/wilayah), penelitian korelasi (Penelitian yang menghubungkan kedua variabel (obyek)), Penelitian penelusuran (Penelitian yang menelusuri kinerja masa lalu dan dampaknya pada masa sekarang), penelitian evaluasi.
2.    Penelitian Operational
Penelitian yang dilakukan tanpa mengubah sistem pelaksanaannya. Akan tetapi khusus pada tindakan yang dilakukan.
3.    Penelitian Eksperimen
Penelitian yang dilakukan untuk menciptakan sesuatu yang sifatnya percobaan dan baru, dalam arti lain menimbulkan suatu kejadian yang sebelumnya tidak ada. Ada tiga cara untuk menyisihkan  faktor pengganggu dalam eksperimen diantaranya: disisihkan secara fisik dalam bentuk laboratorium, disisihkan secara selektif, disisihkan secara manipulasi selektif.
Ruang lingkup penelitian pada pendidikan adalah segala sesuatu yang berhubugan dengan pendidikan baik itu di sekolah, di lingkungan rumah ataupun di tempat yang lain.
Perkuliah yang diampu oleh pak Naim diakhiri dengan refleksi (pengulangan kembali) tentang materi yang telah diajarkan. Ada dua oarng perwakilan yang ditunjuk untuk memaparkan hasil penguasaan materi yaitu  Nur Azizah binti Muhammad Yaqub dan Imam Safi’i (saya sendiri). Pengalaman pertama ini saya rasakan dengan ketegangan karena belum terlatihnya berbicara dengan materi yang baru di dapat secara langsung. Tetapi ada baiknya juga, karena dengan metode ini mahasiswa dapat mengingat apa yang didapat seketika itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar